Tidak dapat berkata dan merasa

inilah aku dengan segala kemampuan yang aku miliki, aku akan mencoba berbuat hal yang terbaik bagi semua insan, dan mencoba bertahan untuk selalu didalam jalan kebenaran

Thursday, April 16, 2009

I'm feels not so very good today

My father is ill, my brother too, so do my mother and my sister,...... ho........ why my family look like this?, kesabaran adalah kunci.... Gusti pangeran sudah menulis rencana besar buatku dan keluargaku,.. yang hanya bisa kelakukan adalah berdoa dan terus berbuat kebaikan,,,
dan sabar menerima percobaan.... Gusti pengeran ingkang paling mulya kuatkanlah aku dalam menghadapi semua cobaanmu, aku tau kau memberiku cobaan karena kau sayang padaku dan khawatir padaku, seperti bapak ku yang setia mendidik aku supaya aku bisa mandiri dan menjadi orang yang lebih baik.... Terima kasih Tuhan

Read more...
Bookmark and Share

Wednesday, April 15, 2009

Why? my life's like a dream

paraaahhhhh,, kontrakan udah habis sebulan yang lalu, tapi ada beberapa orang yang nempatin, seharusnya dengan pikiran dewasa mereka dah pada tau dan udah dewasatapi kenyataannya tidak, tidak konsisten, dan tidak berpikir panjang, sebagai apa mereka menempati kontrakan tersebut, aku yang terjebak dalam situasi tersebut harus menganggung konsekuensi bahwa aku nggak akan tidur malam ini dan pergi aja yang penting nggak ke kontrakan,... walaupun ada beberapa orang yang merasa bahwa kontrakan tersebut miliknya, Me? Never.... I would never break my proude, I wouldn beggar to anyone for something that I nor my family didnt do it!!!

Read more...
Bookmark and Share

Tuesday, April 14, 2009

Yet, one fine day

Bangun tidur langsung cuci muka, habis itu netrika pakean karena hari ini...yup kuliah demi memenuhi maruah orang tua....  siap siap abis pipis ternyata aris dah stay nungguin aku di depan rumah (thank for that...many thanks), terus berangkat ke pati(perjalanan yang sangat menyenangkan....) tapi.... yet today is the worst day of this week.... walaupun begitu aku bisa bertemu dengan orang orang yang selalu mnyemangati aku, hehehe sehingga aku bisa sejauh ini mengikuti program TKJ yang penuh dengan cobaan dan batu terjal,, tidak menatap masa lalu juga tidak menatap masa depan,... setiap hari bagaikan orang buta berjalan ditengah hutan belantar tanpa tau akan ada singa yang akan menerkam atau tau apakah ada pohon besar yang siap menghadangnya, kata sahabatku malah kita naik kereta tanpa rel.... and its very frustating... at least for me.... kapan aku bisa terbebas dari tekanan ini,... komitmen! karena satu kata komitmen dan perkataan salah satu temenku bahwa Tuhan telah menyiapakan rencana besar buatmu, buat kita para kaum yang telah dipilihnya, jangan kau ukur rencana-Nya dengan ukuran kaca mata manusia, satu hal yang patut kau percaya adalah percaya....dan terus percaya, jangan ada keraguan dari dlam dirimu karena keraguan berasal dari setan.
I want to believe, really really wants to believe but how? how can? mungkin ini adalah suatu cobaan untuk menguatkan diriku... sebuah pembelajaran yang patut aku sukuri.....
Thank my Lord for everything that you've given to me, but I just only can give You nothing.... please forgive all of my sin,... please forgive all of my mistakes
Thank you GOD 

Read more...
Bookmark and Share

Monday, April 13, 2009

My feeling's right now

Sekarang, penuh dengan ketidak pastian, my life, my hope, my faith,
Semua penuh dg ketidak pastian, sampai kapan ini harus kutanggung? Beban yg kugapai benar2 memberatkanku, huft..... So sick, so ill, so deepprest.
..

Read more...
Bookmark and Share

Sunday, April 12, 2009

Apa yang aku pikirkan sekarang

apa yang aku pikirkan sekarang? masa depan cerah, kehidupan enak, bebas tekanan, bebas lepas, dan suka suka guwa (tapi itu kayak sifat atheis?) nope...., aku masih blur dengan masa depanku sendiri, aku masih belum tau rencana kedepanku itu kaya bagaimana, aku belum pernah bekerja jadi belum pernah melamar pekerjaan, aku apa?

Read more...
Bookmark and Share

lagi lagi uang

stress rasanya kalau mikirin masalah uang,... apa sih uang itu? mpe pada gila dan menghamba demi sebuah kertas... ada yang rela mati matian bertarung jadi caleg (demi mendapatkan uang yang lebih banyak) sampai pada stress karena investasinya hangus(mending dibuat invest di hal hal lain ajah daripada dibuat nyaleg) karena kaga menang di pemilu legislatif.... uang juga mbisa membuat orang berubah drastis, uang bisa membuat orang untuk berbuat kejahatan, sebegitu berbahayakah uang? Uang bukan Tuhan, jangan menghamba pada uang, jangan mendewakan uang, uang bagaikan mata pisau, di satu sisi bisa menyesatkan di sisi yang lain bisa membuat orang termotivasi, ada beberapa orang yang menginginkan kebebasan dari perbudakan uang, ada beberapa yang memang menuhankan uang, terserah orang pada mau ngapain, yang jelas aku hanya menganggap uang hanyalah kertas dan dibuat untuk mempermudah kehidupan, ingatlah ada hal yang lebih tinggi dari uang, janganlah jadi orang bodoh yang menghamba pada uang! uang di tangan yang salah adalah alat setan yang paling ampuh untuk memperdaya manusia(mungkin dulu kalau adam dan hawa memakan buah kuldi atau buah pengetahuan sekarang buah itu menjelma menjadi uang kali yak? ) haahah....who knows

Read more...
Bookmark and Share

Arti Kehidupan

Alkisah, seorang pemuda mendatangi orang tua bijak yang tinggal di sebuah desa yang begitu damai. Setelah menyapa dengan santun, si pemuda menyampaikan maksud dan tujuannya. "Saya menempuh perjalanan jauh ini untuk menemukan cara membuat diri sendiri selalu bahagia, sekaligus membuat orang lain selalu gembira."

Sambil tersenyum bijak, orang tua itu berkata, "Anak muda, orang seusiamu punya keinginan begitu, sungguh tidak biasa. Baiklah, untuk memenuhi keinginanmu, paman akan memberimu empat kalimat. Perhatikan baik-baik ya..."

"Pertama, anggap dirimu sendiri seperti orang lain!" Kemudian, orang tua itu bertanya, "Anak muda, apakah kamu mengerti kalimat pertama ini? Coba pikir baik-baik dan beri tahu paman apa pengertianmu tentang hal ini."

Si pemuda menjawab, "Jika bisa menganggap diri saya seperti orang lain, maka saat saya menderita, sakit dan sebagainya, dengan sendirinya perasaan sakit itu akan jauh berkurang. Begitu juga sebaliknya, jika saya mengalami kegembiraan yang luar biasa, dengan menganggap diri sendiri seperti orang lain, maka kegembiraan tidak akan membuatku lupa diri. Apakah betul, Paman?"

Dengan wajah senang, orang tua itu mengangguk-anggukkan kepala dan melanjutkan kata-katanya. "Kalimat kedua, anggap orang lain seperti dirimu sendiri!"

Pemuda itu berkata, " Dengan menganggap orang lain seperti diri kita, maka saat orang lain sedang tidak beruntung, kita bisa berempati, bahkan mengulurkan tangan untuk membantu. Kita juga bisa menyadari akan kebutuhan dan keinginan orang lain. Berjiwa besar serta penuh toleransi. Betul, Paman?"

Dengan raut wajah makin cerah, orang tua itu kembali mengangguk-anggukkan kepala. Ia berkata, "Lanjut ke kalimat ketiga. Perhatikan kalimat ini baik-baik, anggap orang lain seperti mereka sendiri!"

Si anak muda kembali mengutarakan pendapatnya, "Kalimat ketiga ini menunjukkan bahwa kita harus menghargai privasi orang lain, menjaga hak asasi setiap manusia dengan sama dan sejajar. Sehingga, kita tidak perlu saling menyerang wilayah dan menyakiti orang lain. Tidak saling mengganggu. Setiap orang berhak menjadi dirinya sendiri. Bila terjadi ketidakcocokan atau perbedaan pendapat, masing-masing bisa saling menghargai."

Kata orang tua itu, "Bagus, bagus sekali! Nah, kalimat keempat: anggap dirimu sebagai dirimu sendiri! Paman telah menyelesaikan semua jawaban atas pertanyaanmu. Kalimat yang terakhir memang sesuatu yang sepertinya tidak biasa. Karena itu, renungkan baik-baik."

Pemuda itu tampak kebingungan. Katanya, "Paman, setelah memikirkan keempat kalimat tadi, saya merasa ada ketidakcocokan, bahkan ada yang kontradiktif. Bagaimana caranya saya bisa merangkum keempat kalimat tersebut menjadi satu? Dan, perlu waktu berapa lama untuk mengerti semua kalimat Paman sehingga aku bisa selalu gembira dan sekaligus bisa membuat orang lain juga gembira?"

Spontan, orang tua itu menjawab, "Gampang. Renungkan dan gunakan waktumu seumur hidup untuk belajar dan mengalaminya sendiri."

Begitulah, si pemuda melanjutkan kehidupannya dan akhirnya meninggal. Sepeninggalnya, orang-orang sering menyebut namanya dan membicarakannya. Dia mendapat julukan sebagai: "Orang bijak yang selalu gembira dan senantiasa menularkan kegembiraannya kepada setiap orang yang dikenal."


Sebagai makhluk sosial, kita dituntut untuk belajar mencintai kehidupan dan berinteraksi dengan manusia lain di muka bumi ini. Selama kita mampu menempatkan diri, tahu dan mampu menghargai hak-hak orang lain, serta mengerti keberadaan jati diri sendiri di setiap jenjang proses kehidupan, maka kita akan menjadi manusia yang lentur. Dengan begitu, di mana pun kita bergaul dengan manusia lain, akan selalu timbuk kehangatan, kedamaian, dan kegembiraan. Sehingga, kebahagiaan hidup akan muncul secara alami...

Dari milis motivasi

Read more...
Bookmark and Share

Lima cinta yang patut di hindari

Suatu ketika Anda jatuh cinta tapi bisakah perasaan cinta Anda di
pertanggungjawabkan?

1. Anda mencintainya tapi Anda sudah terikat
Mc Mahon mengatakan meninggalkan satu orang yang Anda cintai dan
memilih yang lain bisa saja menjadi pilihan yang terbaik dan bisa juga
menjadi pilihan yang terburuk. “Tergantung bagaimana hubungan dengan
pasangan Anda saat ini, perasaan cinta terhadap yang lain selalu berarti
bendera merah. Karena berarti selalu ada yang salah dengan apa yang sudah
Anda lakukan selama ini.” Jadi sebaiknya lihatlah hubungan anda dengan
pasangan dan bersikaplah jujur.

2. Anda mencintainya dan langsung ke pelaminan
Ibarat Cinderella, baru semenit bertemu Anda sudah ingin terbang
bersamanya ke penghulu. Benarkah ini suatu yang romantis atau suatu kegilaan?
“Kala Anda bertemu dengan seseorang pertama kali dan yang benar-benar
Anda sukai, tubuh Anda akan mengalir hormon kebahagiaan dan ini akan
benar-benar menerbangkan semua pertimbangan anda,” terang McMahon.
“Sebaiknya uji motivasi Anda, terkadang salah satu pasangan Anda
mencoba mendorong pasangannya menuju pernikahan sebab ia takut pasangannya
akan meninggalkan dirinya.” Pasangan lain melakukan hal ini karena merasa
mereka tidak dapat bertahan pada hubungan yang biasa saja.Namun demikian,
mereka akan menghadapi kenyataan sesungguhnya. Mereka akan menjumpai bahwa
sangat sulit menjalani pernikahan yang terburu-buru ini. “Harus ada fondasi
yang kuat untuk menikah,” lanjut Walton. “Saya selalu menanyakan, ’Mengapa
harus terbur-buru?’ dan mendorong mereka untuk mengambil waktu lebih lama
lagi sebelum bertindak.”

3. Anda mencintainya, tapi dia menyimpan rahasia buruk
Susi (35), seorang designer web yang sukses, jatuh cinta pada malik.
Tetapi Malik, yan sudah setahun ini menganggur, tak memperlakukan Susi
dengan baik. “Dia bisa sangat menakjubkan,” terang Susi, “Tetapi ketika
mabuk atau mengalami depresi, yang sering kali terjadi, dia berubah menjadi
sangat mengerikan. Dia suka memaki, mendorong, bahkan memukul saya. Meski ia
selalu meminta maaf sesudahnya.”
Cinta demikian adalah cinta yang berbahaya.”Padahal Anda selalu punya
pilihan. Hanya karena Anda cinta padanya, tak berarti anda harus terus
menjalani kehidupan demikian. Lihatlah kembali emosi Anda. Jika emosi
mengarahkan Anda untuk melawan perasaan, maka Anda bisa mengabaikannya.”

4. Anda mencintainya tapi dia jauh
Anda tak ingin menyesal kan? Jadi pikirkan konsekuensinya.Pikirkan
selalu tentang apa yang akan Anda lakukan jika pada akhirnya perasaan Anda
berbalik menjadi sebuah kesalahan. Orang yang benar-benar mencintai anda
akan mendorong Anda untuk bersikap bijaksana. Jika anda justru menyerahkan
kehidupan Anda sepenuhnya pada mereka, mereka adalah jenis orang-orang yang
suka mengontrol.

5. Anda mencintainya tapi dia sudah terikat
Menurut Walton, jarang orang jatuh cinta pada orang yang benar-benar
berkomitmen baik pada hubungan dengan pasangannya. Cinta pertama kita
biasanya tidak pada orang yang kita nikahi. Kita juga tidak selalu dapat
menyelesaikan hubungan sebelum ketemu yang baru. Sebaiknya minta untuk
mengakhiri hubungannya dulu dengan pasangannya sebelum Anda pergi keluar
bersamanya. Memang tak ada perpisahan yang dapat dilakukan tanpa kepedihan,
tetapi setidaknya mereka telah bersikap jujur.

Read more...
Bookmark and Share

Menghapus Kesombongan Untuk Sukses

Kesombongan yang dimaksud ialah kesombongan diri sendiri yang merasa tidak memerlukan bantuan Allah dalam meraih apa yang kita inginkan. Banyak program pengembangan diri atau sukses yang mengajarkan kita cara menetapkan tujuan, membuat rencana, dan mengeksekusi rencana, namun mereka lupa melibatkan Allah.
Saat kita lupa melibatkan Allah, ini adalah bentuk kesombongan kita. Kita merasa tidak memerlukan Allah, padahal tidak ada yang bisa terjadi jika Allah tidak menginginkannya. Semua yang terjadi di alam ini, termasukjatuhnya selembar daun dari sebuah pohon adalah kehendak Allah.
Anehnya, banyak orang lupa. Mereka hanya ingat Allah saat mereka gagal atau merasa “mentok” saat berusaha meraih cita-citanya. Mengapa tidak dari awal meminta pertolongan Allah? Kita lupa, karena kita merasa tidak membutuhkan Allah. Kita merasa bahwa hanya dengan rencana matang dan tindakan, kita akan meraih cita-cita kita. Anggapan ini, sama sekali salah, namun seringkali kita tidak menyadari anggapan keliru ini.
Mulailah dengan memohon ampun, atas semua kesombongan kita dimasa lalu. Mungkin kita banyak melakukan berbagai aktivitas tanpa meminta pertolongan, bantuan, dan petunjuk dari Allah. Marilah kita memohon ampun kepada Allah. Beristigfarlah… Tentu saja, nasihat ini termasuk untuk diri saya juga.
Setelah ini, usahakanlah setiap langkah kita selalu diiringi dengan do’a dan tawakal. Do’a dan tawakal bukan hanya terletak di akhir (saat gagal atau mengalami kesulitan), tetapi juga diletakkan di awal agar Allah memberi petunjuk dan diletakkan dalam perjalanan agar perjalanan kita dibimbing oleh Allah. Tinggalkanlah kesombongan kita, maka kita akan sukses. Insya Allah.

Read more...
Bookmark and Share

Start a new life

Setiap orang berhak menilai dan berbicara mengenai saya, tapi saya tidak perduli apa kata mereka,.. saya tetaplah saya, saya milik Tuhan saya sendiri dan bukan tuhan milik mereka,... biarlah mereka bergunjing mengenai saya, Tuhanlah satu satunya hal yang saya punya, saya begitu takut dengan Tuhan sampai saya akan berjuang mati matian untuk mempertahankan komitmenku kepada-Nya, tubuh saya bukanlah sepenuhnya milik saya, tapi itu merupakan salah satu titipan Tuhan yang penting dan patut untuk dijaga.
Kenapa saya begitu bingung akhir akhir ini, padahal kalau ditelisik kembali saya cukup... tidak ada yang kurang sekecilpun,,, tapi kenapa masih ada yang mengganjal?
Saya merasa bersalah dengan teman dan sahabatku, karena sekali lagi aku tidak bisa menepati janjiku, sudah berapa ratus, berapa ribu janji yang tidak aku tepati,.. I'm a traitor...poor me... aku sedih dengan diriku sendiri, aku tidak ingin mengajak orang lain untuk menanggung semua kesalahan yang telah aku sebabkan, aku hanya menjadi beban, aku hanya menjadi benalu, apakah aku pantas untuk berteman? apakah aku pantas untuk mempunyai teman? kau sungguh membuatku depresi...... *congrats*
Marilah lupakan semua itu.... aku berjanji bahwa mulai hari ini aku akan berubah....
Dan Tuhan tolonglah aku untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama
Amin


Read more...
Bookmark and Share

  © Blogger templates Psi by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP